-->

Jalur Pendakian Gunung Butak via Panderman

- December 26, 2018
gunung panderman

Gunung Butak merupakan gunung non-aktif dengan ketinggian 2868 Mdpl. Secara administratif, gunung ini berada 2 wilayah kabupaten yakni Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar. Gunung Butak termasuk dalam gugusan Pegunungan Putri Tidur yang didalamnya juga ada Gunung Kawi dan Gunung Panderman.

Mengapa disebut dengan Pegunungan Putri Tidur?
Karena jika dilihat dari jauh di sisi timur (Malang & Batu), maka gunung pegunungan ini akan terlihat seperti seorang putri yang sedang tidur. Oleh karena itu pegunungan tersebut diberi nama Putri Tidur. Dalam pegunungan ini, Gunung Butak merupakan kepala sang putri, Gunung Kawi merupakan dada sang putri dan Gunung Panderman merupakan kaki sang putri.

Gunung Butak memiliki beberapa jalur pendakian, salah satunya yakni via Panderman. Tapi pendakian via jalur ini kita tidak harus mendaki Gunung Panderman terlebih dahulu, tetapi kita berangkat dari basecamp yang sama dengan basecamp Gununng Panderman dan dalam perjalanan kita akan memutari Gunung Panderman. Langsung saja berikut rincian jalur pendakian Gunung Butak via Panderman.

Akses menuju Basecamp

Untuk menuju ke basecamp pendakian Dukuh Toyomerto (Panderman) ini aksesnya cukup mudah. Dari alun-alun Kota Batu ikuti saja jalan ke arah barat, sampai di perempatan yang kedua belok kiri, lalu ikuti jalan sampai bertemu perempatan lagi kemudian belok ke kanan ke jalan yang ada gapura “Wisata Gunung Panderman”. Setelah belok kanan lalu ikuti jalan yang ada sampai habis dan kalian akan sampai di basecamp pendakian.

Disarankan untuk membawa kendaraan pribadi ke basecamp karena tidak ada angkot yang menuju kesana. Jika tidak membawa kendaraan pribadi, kalian bisa jalan kaki dari gapura atau naik ojek yang biasa mangkal di dekat gapura tersebut.

Kendaraan pribadi bisa kalian titipkan di basecamp. Siapkan uang untuk membayar retribusi pendakian sebesar Rp. 10.000,-.

Note penting wajib dibaca!

Jika kalian membawa motor matic maka tidak diperkanankan naik ke basecamp karena alasan keselamatan. Solusinya, kalian bisa memarkirkan sepeda motor matic parkiran bawah. Selanjutnya kalian bisa berjalan kaki, numpang pick up warga atau naik ojek untuk menuju basecamp. Untuk tarif ojeknya sekitar Rp.10.000,-

Pos-pos yang dilewati 

Basecamp – sabana (Estimasi waktu 6 – 8 jam)

Dari basecamp kita akan melewati ikuti jalan lurus (jalan sama dengan menuju panderman) sampai bertemu percabangan dimana ke kiri dengan jalan menanjak itu menuju Gunung Panderman. Ikuti terus jalan yang ada. Berhati-hatilah pada trek awal-awal ini banyak sekali percabangan, tapi jangan khawatir karena terdapat papan penunjuk arah yang cukup jelas. Untuk berjaga-jaga kalian juga bias memotret peta jalur pendakian yang terdapat di basecamp.

gunung panderman
Tanjakan PHP
Setelah melewati jalur dengan banyak percabangan, kalian akan mulai masuk kedalam hutan yang diawali dengan ‘tanjakan PHP’. Setelah melewati ‘tanjakan PHP’, kalian akan memasuki hutan lumut dan keluar hutan lumut menjelang sampai pos capingan/pertigaan jalur Princi dan Panderman. Kondisi trek selepas ‘tanjakan PHP’ cenderung landai dan banyak bonus trek datar.

Oh iya mulai ‘tanjakan PHP’ kita tidak akan menemuan percabangan sampai pos Capingan. Di pos ini merupakan pertemuan antara jalur Princi dan Jalur Panderman. Dari pos Capingan beloklah ke kanan untuk menuju ke sabana. Selepas pos capingan inilah trek pendakian yang sebenarnya dimulai karena trek terus menerus menanjak dan diselingi beberapa turunan hingga mencapai sabana. Vegetasi jalur tersebut didominasi oleh hutan cemara. Jika kalian merasa kelelahan untuk mencapai sabana, di pinggir trek terdapat beberapa lahan yang cukup luas untuk mendirikan tenda kapasitas 3-4 orang.

Sesampainya di sabana kalian bisa mendirikan tenda untuk beristirahat. Di sabana ini juga terdapat mata air untuk mengisi persediaan air kalian. Sabana Butak ini indah sekali, terlebih pada saat pagi hari.

Sabana – Puncak Butak (Estimasi waktu 30 – 60 menit) 

Dari sabana ikuti jalur yang ada sampai bertemu pertigaan yang mengarah ke puncak, disini kalian bias memilih lurus atau belok kanan.

gunung panderman
Pecabangan menuju puncak
Jika memilih lurus maka trek akan sedikit memutar, agak landai dan memakan waktu yang lebih lama. Sedangkan jika kalian memillih belok kanan maka trek agak terjal namun waktu tempuhnya lebih cepat. Jangan lupa membawa bekal yang cukup saat muncak ya!

Sesampainya di puncak, kalian bisa melihat view Gunung Arjuno-Welirang dan Panderman di sebelah utara, Gunung Semeru di sebelah timur, dan Gunung Kelud, Lawu, Wilis di sebelah barat. Sabana juga telihat dari puncak Butak ini.

gunung panderman
Puncak Buthak

gunung panderman
View Sabana Buthak

Tips Mendaki Gunung Butak:

  • Bawalah persediaan air yang cukup karena mulai basecamp - sabana tidak ada sumber air
  • Gunakanlah pakaian tertutup (kaos lengan panjang dan celana panjang) untuk menghindari pacet karena jalur pendakian akan melewati hutan lumut
  • Usahakan tiba di sabana sebelum matahari terbenam karena cukup membingungkan berjalan di tengah sabana pada saat gelap
  • Waktu terbaik untuk mendaki Gunung Butak yaitu ketika musim penghujan karena saat musi kemarau, gunung ini sering terjadi kebakaran

Sekian artikel ini, semoga bisa membantu dan terimakasih. Salam!


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search