-->

9 Gunung Tertinggi di Provinsi Jawa Timur

- December 18, 2019
Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu provinsi yang terkenal dengan keindahan alamnya, begitu pula dengan gunung-gunungnya. Beberapa gunung yang sudah kondang seperti Gunung Bromo, Gunung Kelud, dan Kawah ijen juga berada di Jawa Timur. Selain kondang, gunung-gunung di provinsi ini juga mempunyai gelar tersendiri di kalangan pendaki, sebagai contoh gunung tertinggi di Pulau Jawa, gunung dengan trek pendakian terpanjang di Pulau Jawa, dan gunung dengan trek pendakian paling ekstrim di Pulau Jawa.

Ketinggian gunung di Jawa Timur sangatlah bervariasi, mulai dengan ketinggian >3.000 mdpl s/d <1.000 mdpl. Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang 9 gunung tertinggi di Provinsi Jawa Timur, berikut daftarnya:

1. Gunung Semeru (3676 mdpl)

gunung semeru

Gunung Semeru merupakan sebuah gunung berapi aktif dengan ketinggian 3676 mdpl. Secara administratif, gunung ini masuk ke dalam wilayah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang.
Gunung Semeru memiliki gelar sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa dan gunung tertinggi ketiga di Indonesia. Oleh karena itu, gunung ini menjadi destinasi impian bagi setiap pendaki. Setiap jadwal pendakian dibuka, Gunung Semeru tidak pernah sepi pengunjung.

Bagi kalian yang berminat mendaki gunung ini dapat mendakinya melalui jalur pendakian Ranu Pane. Namun ada baiknya kalian melakukan booking online jauh-jauh hari agar tidak kehabisan kuota karena pihak TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) memberlakukan sistem booking online untuk para pendaki.

2. Gunung Raung (3344 mdpl)

gunung raung

Gunung Raung merupakan sebuah gunung berapi aktif dengan ketinggian 3344 mdpl. Secara administratif, gunung ini masuk ke dalam wilayah Kabupaten Jember, Banyuwangi, dan Bondowoso. Sedangkan secara geografis, gunung ini masuk ke dalam kompleks Pegunungan Ijen.

Gunung Raung memiliki kaldera kering dipuncaknya sepert halnya Gunung Tambora. Pada kaldera tersebut masih terdapat aktivitas vulkanik.

Trek pendakian Gunung Raung bisa dibilang ekstrim karena membutuhkan teknik dan peralatan khusus, maka tak salah jika gunung diberi gelar “gunung dengan jalur pendakian terekstrim di Pulau Jawa”. Terdapat 2 jalur pendakian untuk mendaki gunung ini, yaitu Jalur Kalibaru dan Jalur Sumber Waringin.

3. Gunung Arjuno (3339 mdpl)


Gunung Arjuno terletak bersebalahan dengan Gunung Welirang dengan ketinggian 3339 mdpl. Secara administratif berada dalam wilayah Kabupaten Malang, Pasuruan, dan Kota Batu. Gunung ini berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya Raden Soerjo.

Gunung Arjuno terkenal dengan berbagai mitos dan kisah mistisnya. Tak sedikit cerita mistis tentang gunung ini yang beredar di internet.

Terdapat 4 jalur pendakian resmi untuk mendaki gunung ini, yaitu: Jalur Tretes, Jalur Purwosari, Jalur Lawang, dan Jalur Cangar/Jurang Kwali.

4. Gunung Lawu (3625 mdpl)


Gunung Lawu merupakan gunung berapi istirahat dengan ketinggian 3265 mdpl. Secara administratif, gunung ini terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Ngawi.

Gunung Lawu memiliki 3 puncak yang terkenal, yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah sebagai puncak tertingginya. Gunung ini juga memiliki kawah di lereng gunungnya yang bernama Kawah Candradimuka.

Setali tiga uang dengan Gunung Arjuno, gunung ini juga menyimpan berbagai mitos dan kisah mistis didalamnya. Namun demikian Gunung Lawu tetap menjadi magnet bagi para pendaki khususnya yang berasal dari Solo raya, hal tersebut dibuktikan dengan ramainya pendaki ketika musim libur tiba.

Terdapat 4 jalur pendakian untuk mendaki Gunung Lawu, yaitu Jalur Cemoro Sewu, Jalur Cemoro Kandang, Jalur Candi Cetho, dan Jalur Singolangu. Jalur pendakian yang paling sering dilewati oleh para pendaki adalah Jalur Cemoro Sewu dan Cemoro Kandang.

5. Gunung Welirang (3156 mdpl)


Gunung Welirang terletak bersebelahan dengan Gunung Arjuno dengan ketinggian 3156 mdpl. Di puncak gunung ini, terdapat beberapa kawah yang masih menunjukkan aktivitas vulkanik. Selain itu, kawah tersebut juga digunakan untuk aktivitas penambangan belerang.

Secara administratif, Gunung Welirang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Batu. Gunung ini berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya Raden Soerjo.

Bagi kalian yang berminat mendaki gunung ini dapat mendakinya melalui jalur pendakian Tretes. Jalur tersebut merupakan jalur pendakian yang sama untuk mendaki Gunung Arjuno hingga pos 3. Selepas pos 3, ambil jalur ke kiri menuju Gunung Arjuno dan ambil jalur lurus menuju Puncak Welirang.

6. Gunung Argopuro (3088 mdpl)


Gunung Argopuro bekas gunung berapi dengan ketinggian 3088 mdpl. Gunung ini berada di Pegunungan Iyang/Hyang sekaligus menjadi puncak tertinggi dari pegunungan tersebut. Secara administratif, Gunung Argopuro masuk ke dalam wilayah Kabupaten Situbondo, Probolinggo, dan Jember.

Gunung Argopuro memiliki gelar “gunung dengan trek pendakian terpandang di Pulau Jawa”. Terdapat 2 jalur pendakian resmi untuk mendaki gunung ini, yaitu: Jalur Bremi (Probolinggo) dan Jalur Baderan (Situbondo).

7. Gunung Suket (2950 mdpl)


Gunung Suket memiliki ketinggian 2950 mdpl dan berada dalam gugusan Pegunungan Ijen. Letak gunung ini bersebelahan dengan Gunung Raung. Belum ada jalur resmi untuk mendaki gunung ini, tetapi jika ingin mencoba bias melalui jalur Sumber Waringin (Bondowoso).


8. Gunung Butak (2868 mdpl)


Gunung Butak merupakan gunung non aktif dengan ketinggian 2868 mdpl. Gunung ini terletak bersebelahan dengan Gunung Kawi dan masuk kedalam gugusan Pegunungan Putri Tidur. Secara administratif, gunung ini masuk ke dalam wilayah Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar.

Terdapat 4 jalur pendakian untuk mendaki Gunung Butak, yaitu: Jalur Panderman, Jalur Prici, Jalur Sirahkencong, dan Jalur Precet.

9. Gunung Merapi (2799 mdpl)


Gunung Merapi memiliki ketinggian 2799 mdpl. Gunung ini terletak bersebelahan dengan Gunung Ijen dan masuk ke dalam gugusan Pegunungan Ijen. Tidak ada jalur pendakian untuk mendaki gunung ini karena sejatinya Gunung Merapi dilarang untuk didaki.

Sekian artikel ini, semoga bisa membantu dan terimakasih. Salam!


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search