Gunung Lawu merupakan sebuah gunung berapi istirahat yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya masuk ke dalam wilayah tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Magetan. Gunung ini memiliki ketinggian 3265 mdpl. Sebagai gunung berapi, Lawu juga memiliki kawah yang saat ini masih aktif, yaitu Kawah Candradimuka.
Selain terkenal karena kemistisannya, Gunung Lawu juga terkenal sebagai tujuann pendakian di kalangan pendaki, khususnya yang berasal dari Solo Raya. Gunung memiliki beberapa jalur pendakian, antara lain:
- Jalur Cemorosewu (Magetan, Jawa Timur)
- Jalur Cemorokandang (Karanganyar, Jawa Tengah)
- Jalur Candi Cetho (Karanganyar, Jawa Tengah)
- Jalur Singolangu (Magetan, Jawa Timur)
- Jalur Jogorogo (Ngawi, Jawa Timur) (Jalur non resmi/illegal)
Pada artikel ini saya akan membagikan informasi mengenai jalur pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu. Simak penjelasannya di bawah ini!
NB: Jalur Cemorosewu ini bersebelahan dengan jalur Cemoro Kandang, namun berbeda punggungan. Meskipun bersebelahan dan letak basecamp yang tidak terpaut jauh, namun karakteristik kedua jalur tersebut sangatlah berbeda. Jalur Cemorosewu memiliki jarak tempuh yang lebih pendek tapi lebih terjal dan menanjak, sedangkan jalur Cemoro Kandang memiliki jarak tempuh yang lebih panjang tapi lebih landai. Trek di Jalur Cemorosewu berupa batuan yang disusun rapi dan menyerupai anak tangga, sedangkan jalur Cemoro Kandang berupa tanah padat.
Akses Menuju Basecamp
Basecamp Cemorosewu berada di Kabupaten Magelang, Jawa Timur. Untuk menuju ke basecamp ini ada 2 rute yang bisa diambil- Dari barat : Via jalan raya Solo – Tawangmangu
- Dari Timur: Via jalan raya Magetan – Tawangmangu
Basecamp berada di pinggir jalan raya Magetan – Tawangmangu. Basecamp Cemorosewu menyediakan tempat parkir yang cukup luas, serta tempat untuk beristirahat/bermalam para pendaki meskipun tidak terlalu luas. Jika tidak kebagian tempat beristirahat di dalam basecamp, kalian dapat mendirikan tenda di campground sekitar basecamp.
Tarif parkir di basecamp ini sebesar Rp. 10.000,-/sepeda motor dan tiket masuk pendakian sebesar Rp. 15.000,-/orang.
Pos-Pos yang dilewati
Basecamp – Pos 1 Wes-wesan (Estimasi waktu 1,5 jam)
![]() |
Gerbang Cemorosewu |
![]() |
Sumber air di perjalanan menuju pos 1 |
Menjelang memasuki area pos 1 ditandai dengan adanya warung di kiri dan kanan jalur. Di pos 1 terdapat shelter yang bisa digunakan sebagai tempat beristirahat sejenak.
Pos 1 Wes-wesan – Pos 2 (Estimasi waktu 2 jam)
Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri trek berbatu dengan tanjakan yang lebih terjal dan melelahkan tentunya. Vegetasi yang dilewati kini menjadi hutan yang cukup rapat.Area pos 2 ditandai dengan adanya sebuah warung dan shelter di sebelah kiri jalur.
Pos 2 Watu Gedeg – Pos 3 Watu Gede (Estimasi Waktu 2 jam)
Perjalanan menuju pos 3 masih tetap berkutat dengan trek berbatu dan tanjakan yang lebih terjal dari sebelumnya. Selepas pos 2, kalian akan jarang sekali menemukan bonus jalanan datar atau landai. Tentunya perjalanan akan semakin melelahkan.![]() |
Perjalanan ke pos 3 |
Pos 3 Watu Gede – Pos 4 Watu Kapur (Estimasi waktu 2 jam)
Perjalanan menuju ke pos 4 merupakan trek terberat di jalur Cemorosewu, karena tanjakan demi tanjakan yang dilewati semakin terjal dan semakin menguras tenaga. Trek masih tetap jalanan berbatu yang disusun rapi.Menjelang memasuki pos 4, kalian akan melewati banyak tanjakan terjal berbentuk zigzag. Tanjakan-tanjakan tersebut akhirnya berujung di pos 4. Area pos 4 hanya ditandai dengan papan penunjuk saja. Tidak ada shelter, karena pos 4 ini tempatnya memang tidak terlalu luas.
![]() |
Lautan awan di pos 4 |
Pos 4 Watu Kapur – Pos 5 Jolotundo (Estimasi waktu 20 menit)
Perjalanan menuju pos 5 tergolong dekat dan singkat. Trek masih berbatu, namun tanjakan yang dilewati sudah tergolong ‘normal’.Area Pos 5 ditandai dengan papan penunjuk dan beberapa bangunan warung. Vegetasi di pos 5 ini terbuka dan terdapat camping ground yang cukup luas di sekitarnya.
Pos 5 Jolotundo – Hargo Dalem/Warung Mbok Yem (Estimasi waktu 30 menit)
Perjalanan menuju Hargo Dalem/Warung Mbok Yem sudah tergolong ‘enak’, jalanan sudah terbilang ‘landai’ namun tetap menyusuri trek berbatu.![]() |
Sunset di perjalanan menuju Hargo Dalem |
![]() |
Hargo Dalem |
Hargo Dalem/Warung Mbok Yem – Puncak Hargo Dumilah (Estimasi waktu 45 menit)
Perjalanan menuju puncak memiliki beberapa jalur, namun semua jalur tersebut memiliki karakter menanjak yang cukup terjal hingga sampai di puncak.Area puncak ditandai dengan adanya tugu bertuliskan Puncak Lawu bla bla bla bla….
![]() |
Puncak Hargo Dumilah |
Di sekitar puncak terdapat camping ground yang cukup luas.
Sekian artikel ini, semoga bisa membantu dan terimakasih. Salam!
EmoticonEmoticon